Seminar Pencegahan Anemia oleh ibu Milda Laila Taufik, S.Kep. Ners.


Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur

Dharma Wanita Persatuan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Pamekasan

Dharma Wanita Persatuan SMKN 1 pakong telah melaksanakan kegiatan

Bidang : Pendidikan

Program : Pendidikan nonformal

Kegiatan : Seminar/ Ceramah

 

Keterangan Program :

1. Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan SMKN 1 Pakong

2. Hari / Tanggal : Senin / 26 Mei 2025

3. Pukul : 08.30 – selesai

4. Peserta : 32 Peserta

5. Lokasi : Ruang Ke’Lesap SMKN 1 pakong. Jl.Raya Pakong Bendungan Pamekasan 69352

6. Acara : Seminar Pencegahan Anemia Persembahan untuk Hari Kesehatan Perempuan

Dharma Wanita Persatuan SMKN1 Pakong dalam rangka Hari Kesehatan Perempuan mengadakan Seminar bertajuk “Pencegahan Anemia Persembahan untuk Hari Kesehatan Perempuan”. Kegiatan ini bertujuan untuk meninggkatkan pengetahuan dan kesadaran anggota tentang anemia, gejala, dampak, cara mencegah dan mengatasinya.

 Acara dimulai pukul 08.30 WIB oleh Ny. Hadi sebagai pembawa acara yang menyambut peserta dengan semangat dan rasa kekeluargaan, selanjutnya ibu Faridah sebagai dirijen memandu peserta dengan khidmat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjut Mars Dharma Wanita. Kemudian dilanjutkan pembacaan Do’a secara khusyuk dan khidmat dipimpin oleh Ibu Qurrotul A’yun sebagai bentuk rasa Syukur serta memohon agar kegiatan berjalan dengan lancar dan berkah.

Sesi berikutnya adalah sambutan penasehat yaitu Bapak Sayadi sebagai Kepala SMKN 1 Pakong. Dalam sambutannya beliau mengapresiasi dan memotivasi kehadiran anggota dalam kegiatan rutin DWP. Beliau menegaskan penting dan mulianya sosok ibu, “karena dari seorang ibulah kehidupan bermula” ujar Bpk Sayadi. Beliau juga menyampaikan bahwa perlunya peningkatan kualitas organisasi melalui kegiatan yang bermakna dan bermanfaat agar keberadaan organisasi Dharma Wanita Persatuan di SMKN 1 Pakong ini membawa dampak positif baik bagi anggota maupun sekitarnya.

Selanjutnya sambutan Ketua DWP SMKN 1 pakong, Ibu Desi Sayadi. Beliau memperkenalkan diri dan mengajak seluruh anggota untuk terus semangat mengembangkan diri melalui oraganisasi DWP. Menjadi Perempuan berdaya dan berkarya. Beliau berharap agar SMKN 1 Pakong tidak hanya dikenal dari prestasi siswa, namun juga dikenal dengan kiprah dan prestasi ibu-ibu melalui organisasi DWP yang menjadi wadah untuk mengembangkan diri dan kesejahteraan Perempuan.

Kemudian ibu Mega Kartikasary memaparkan informasi dari pertemuan rutin DWP Cabdindik pada tanggal 10 mei lalu diantaranya informasi perubahan motif dan warna batik DWP, posisi ereporting DWP Cabdindik Wil.Kab.Pamekasan, serta arahan ketua DWP Cabdindik untuk terus semangat mengadakan kegiatan dan pelaporan melalui ereporting. Untuk menunjang harapan tersebut, DWP Cabdindik mengadakan Pelatihan pembuatan Rilis dengan mengundang seluruh sekretaris DWP Sekolah Tingkat SMA/SMK negeri di Wilayah Kabupaten Pamekasan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman dalam penulisan laporan dan berita yang baik dan benar.

Acara selanjutnya yaitu acara inti Seminar bertajuk “Pencegahan Anemia Persembahan untuk Hari Kesehatan Perempuan” oleh narasumber ibu Milda Laila Taufik, S.Kep,Ners sebagai salah satu pengajar jurusan keperawatan dan tim Kesehatan di SMK Negeri 1 Pakong. Ibu Milda menjelasakan bahwa anemia, kondisi kekurangan sel darah merah yang banyak dialami perempuan di Indonesia (hingga 70%).  anemia dapat disebabkan oleh:

  • ·        Menstruasi
  • ·        Kehamilan dan masa nifas
  • ·        Diet tidak seimbang

Gejala anemia meliputi pusing, lemas, detak jantung cepat, dan pucat terutama di bawah mata. Anemia berisiko menurunkan produktivitas dan menimbulkan komplikasi serius jika tidak ditangani. Oleh karena itu, perempuan disarankan melakukan cek hemoglobin (HB) secara rutin, terutama saat memasuki trimester kedua dan ketiga kehamilan.

Nutrisi yang membantu meningkatkan HB:

  • ·        Zat besi tinggi: hati sapi, daging merah, ikan, unggas
  • ·        Sayuran dan buah lokal: daun kelor, bayam, pepaya, jeruk, jus alpukat
  • ·        Kombinasi tepat: zat besi + vitamin C (contoh: bayam + jeruk nipis)
  1. Beliau juga menghimbau beberapa hal yang perlu dihindari dan dilakukan :
·        Hindari teh/kopi saat mengonsumsi zat besi karena menghambat penyerapannya
·        Gunakan metode memasak sehat, seperti alat masak berbahan besi atau stainless
·        Es teh yang mengandung kafein dapat mengikat zat besi sehingga penyerapannya terhambat

Sesi Tanya Jawab:

1.    Ibu Syukur: Apakah donor darah memengaruhi tekanan darah rendah?

Jawaban: Donor darah meregenerasi sel. Namun, bagi penderita tekanan darah rendah disarankan memperpanjang jeda donor menjadi 6 bulan hingga 1 tahun.

 

2.    Ibu Yuli: Apakah tekanan darah rendah terus-menerus berbahaya?

Jawaban: Cek HB secara berkala. Jika HB rendah dan tekanan darah juga rendah, risiko kesehatan meningkat.

 

3.    Pertanyaan umum: Apakah tablet tambah darah aman untuk penderita hipotensi?

Jawaban: Umumnya aman, namun harus tetap dalam pemantauan dan tidak dikonsumsi berlebihan.

 

Setelah acara seminar, dilanjutkan acara lain-lain yaitu pengundian arisan konsumsi dan arisan uang kemudian sesi yang dinanti-nanti yaitu pembagian doorprize/hadiah sebagai penyemangat dari bidang ekonomi dan dari ibu ketua DWP masing-masing untuk 10 peserta.

Acara ditutup dengan harapan bahwa kegiatan ini menjadi awal dari peningkatan kesadaran kesehatan perempuan, khususnya tentang anemia, dan mempererat hubungan antarsesama anggota Dharma Wanita. Semoga kegiatan ini membawa dampak nyata dan manfaat kepada anggota untuk menjdai Perempuan yang sehat, berdaya, dan berkarya.

 

Pembuat Laporan : Sekretaris Dharma Wanita Persatuan SMKN 1 Pakong