Kunjungan
Industri ke Pabrik H.S.N Ds.Konang, Kec.pademawu – Pamekasan
|
21
September 2025 |
Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Pamekasan
Dharma Wanita Persatuan SMKN 1 pakong telah melaksanakan kegiatan,
Bidang : Ekonomi
Program : Ekonomi Produktif
Kegiatan : Kunjungan Industri
Keterangan Program :
1. Penyelenggara : DWP SMKN 1 Pakong
2. Hari / Tanggal : Minggu / 21 September 2025
3. Waktu : 09.00 – 12.00 WIB
4. Peserta : 20 Peserta
5. Lokasi : Pabrik Petis H.S.N Desa Konang, Kec.Pademawu - Pamekasan
6. Acara : Kunjungan Industri ke Pabrik Petis H.S.N
Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMKN 1 Pakong berkomitmen untuk terus meningkatkan wawasan, keterampilan, dan mendukung program pemberdayaan ekonomi anggota, Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan mengadakan kunjungan industri ke UMKM sekitar. yaitu kunjungan industri ke Pabrik Petis milik Bapak H. Abdullah yang berlokasi di Desa Konang, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 21 September 2025 pukul 09.00 WIB.
Pabrik Petis milik Bapak H. Abdullah di Desa Konang, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, dipilih sebagai tujuan kunjungan karena memiliki nilai strategis. Petis ikan merupakan salah satu olahan khas daerah Madura yang tidak hanya dikenal secara lokal tetapi juga memiliki peluang pasar lebih luas. Selain itu, keberadaan pabrik ini juga berperan dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar dengan menyerap tenaga kerja lokal serta memanfaatkan hasil perikanan dari nelayan setempat.
Peserta tiba sekira pukul 09.00 WIB, rombongan disambut langsung oleh Bapak H. Abdullah yang sebelumnya ketua DWP SKN 1 Pakong, Ny.Desi sayadi sudah mengajukan izin berkunjung. Selaku pemilik pabrik. Beliau dengan ramah mempersilahkan anggota DWP untuk melihat langsung proses pembuatan petis. Proses diawali dengan penjelasan mengenai bahan utama petis, yaitu sari ikan tuna dan tongkol yang dicampur dengan gula. Pertama-tama, sari ikan dimasukkan ke dalam alat mixer dan dicampur dengan bumbu khusus hingga merata. Setelah itu, campuran tersebut dimasak dalam wajan berukuran besar di atas tungku kayu bakar. Adonan petis yang sedang dimasak diaduk secara terus-menerus hingga mengalami penyusutan dan berubah menjadi adonan yang mengental. Setelah mencapai kekentalan yang diinginkan, adonan kemudian didinginkan sebelum dipindahkan ke dalam wadah blek besar. Dari wadah tersebut, petis ditimbang sesuai ukuran dan siap dikemas dalam berbagai ukuran kemasan, mulai dari 200 gram hingga 3 kilogram. Produk petis H.S.N dapat dibeli di berbagai outlet di sekitar kabupaten Pamekasan dan juga di platform toko online.
Kegiatan kunjungan industri ini berjalan lancar dan penuh antusiasme. Para peserta mendapatkan wawasan baru mengenai proses produksi petis secara tradisional namun tetap higienis dan terstandar. Melalui kegiatan ini, anggota DWP tidak hanya menambah pengetahuan tentang industri pangan lokal, tetapi juga mendapatkan inspirasi untuk mendukung pengembangan usaha kreatif di lingkungan masing-masing.
Pembuat Laporan : Tri Putri Diana, S.E. Petugas e-Reporting DWP SMKN 1 Pakong Cabdin Wil.pamekasan
0 Komentar